Merek mobil Buatan Indonesia

Merek mobil Buatan Indonesia

12 Merek mobil Buatan Indonesia, Sudah Tahu?

Merek mobil Buatan Indonesia Daftar merek mobil buatan Indonesia berikut ini menjadi bukti nyata bahwa anak bangsa juga bisa membuat kendaraan dengan kualitas yang cukup mumpuni.

Dalam beberapa dekade terakhir, industri otomotif Tanah Air di penuhi dengan mobil pabrikan asal Jepang seperti Toyota, Honda, Daihatsu, dan lain-lainnya.

Memasuki era kendaraan listrik, kini pasar otomotif Indonesia mulai di penuhi dengan merek-merek mobil baru dari China, seperti BYD, Wuling, dan masih banyak lainnya.

Sepanjang tahunnya, kita semua terus di paparkan dengan kehadiran desain mobil terbaru, lengkap dengan teknologi tercanggihnya.

Informasi tersebut memang sangat berguna untuk calon konsumen yang hendak membeli mobil baru.

Saking masifnya, berita tersebut menutupi kabar kalau dalam beberapa tahun terakhir ini, ada beberapa merek mobil buatan anak bangsa yang sering tampil di berbagai acara otomotif Indonesia.

Deretan Merek Mobil Buatan Indonesia yang Jarang Orang Tahu

Di lansir dari berbagai sumber, terdapat lebih dari 10 merek mobil yang di buat oleh anak bangsa.

Bagi yang baru tahu, berikut daftar merek mobil Indonesia yang jarang di ketahui:

1. Esemka

Esemka adalah merek mobil nasional yang paling terkenal di telinga masyarakat Indonesia.

Merek yang berada di bawah naungan perusahaan PT Solo Manufaktur Kreasi ini sudah mulai di produksi sejak tahun 2007, sebagai proyek belajar siswa SMK di Solo, Jawa Tengah.

Pada tahun 2019 lalu, pabrik Esemka di resmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat ini, Esemka telah memproduksi dua jenis mobil komersial, yaitu Esemka Bima 1.2 dan Bima 1.3.

2. Maleo

Maleo adalah merek mobil yang di rancang oleh Presiden Ketiga Indonesia, B.J. Habibie, sebelum menjabat sebagai presiden.

Pada tahun 1996, B.J Habibie merancang mobil sedan bernama Maleo yang berpotensi menjadi mobil nasional pertama.

Tapi sayangnya, proyek mobil tersebut di hentikan oleh Presiden Soeharto yang lebih tertarik dengan merek Timor.

3. Timor

Berikutnya ada Timor yang merupakan mobil nasional pertama yang di produksi oleh PT Timor Putra Nasional (TPN) yang di miliki oleh Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).

Perusahaan yang beroperasi sejak tahun 1996 hingga 2000, telah memproduksi mobil pertama bernama Timor S515. Tapi sayang, kegiatan perusahaan ini tersendat karena terjadi krisis moneter di tahun 1997.

Krisis tersebut tidak hanya menghantam kinerja bisnis Timor saja, tetapi juga Kia Motors yang menjadi partner kerjasamanya.

4. Beta 97

Beta 97 adalah mobil hasil garapan PT Bakrie Motor pertama yang di kembangkan di waktu yang hampir bersamaan dengan Timor.

Para teknisi perusahaan ini sudah menghabiskan lebih dari sembilan bulan untuk melakukan berbagai macam tahapan tes mobil, mulai dari bodi, sistem elektronika, suspensi, dan lain-lainnya.

Tapi sayangnya, kegiatan tersebut terpaksa di hentikan akibat krisis moneter di tahun 1997.

5. Tawon

Mengambil nama dari serangga terbang yang suka menyengat, Tawon adalah salah satu mobil komersial terbaik yang di produksi oleh PT Super Grasindo Jaya di tahun 2010.

Pada saat itu, mobil Tawon hanya di banderol mulai dari Rp43 juta hingga Rp65 jutaan saja.

Selain murah, mobil ini juga terkenal hemat bahan bakar, sehingga banyak masyarakat yang tertarik menggunakan mobil alternatif untuk angkutan di pedesaan.

Baca juga: Tips Merawat Mobil Putih Agar Tak Mudah Kusam

6. GEA

GEA (Gulirkan Energi Alternatif) adalah pabrik mobil nasional yang di naungi oleh PT INKA.

Mobil hasil produksinya menggunakan mesin mobil dari proyek BPPT yang di kenal dengan nama Rusnas (Riset Unggulan Strategi Nasional).

Di lansir dari sumber, mesin tersebut memiliki kapasitas 460cc dan di sebut menjadi mobil dalam kota yang sangat terjangkau.

Sayang, sekarang merek GEA sudah tidak terdengar lagi di Indonesia.

7. Kancil

Kancil adalah salah satu mobil nasional yang di produksi oleh PT Karunia Abadi Niaga Citra Indonesia Lestari di tahun 1999.

Nama Kancil sendiri merupakan singkatan dari Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah.

Mobil ini memiliki ukuran kecil dan hanya dapat mengangkut empat penumpang dan dapat di andalkan sebagai kendaraan dalam kota.

8. Mahesa

Mobil produksi merek ini di rancang oleh Sukiyat, dengan tiga tipe yang berbeda, yaitu pick up, double cabin, dan pertanian.

Di lansir dari sumber, jenis mesin yang di gunakan pada mobil ini adalah diesel 1 piston berkapasitas 650 cc.

Menariknya, mobil ini di jual mulai dari Rp 50 jutaan pada masanya.

9. AMMDes

AMMDes adalah singkatan dari Alat Mekanis Multiguna Pedesaan. Sesuai dengan namanya, merek ini menyediakan kendaraan alternatif untuk industri pertanian.

Berbeda dari merek mobil lainnya, AMMDes menjadi satu-satunya mobil yang sepenuhnya di rancang oleh anak bangsa.

Di lansir dari sumber, mobil buatan AMMDes telah mengekspor lebih dari 10.000 unit kendaran dalam waktu 5 tahun.

Keunggulan mobil ini terletak dari segi daya tahannya yang mampu mengangkat beban hingga 700 kg.

10. Selo

Merek mobil yang satu ini sempat mencuri perhatian publik di tahun 2013.

Bagaimana tidak? Selo menjadi satu-satunya mobil nasional yang mengusung jenis supercar seperti Lamborghini.

Mobil hasil rancangan Ricky Nelson ini menggunakan tenaga listrik yang dapat menempuh kecepatan hingga 250 km/jam.

Mobil yang sempat di pamerkan dalam acara KTT ASEAN 2013 ini masih dalam tahapan riset dan pengembangan menurut Ricky Elson.

11. Tucuxi

Tucuxi menjadi salah satu merek mobil listrik buatan Indonesia yang sempat menarik perhatian masyarakat.

Mobil yang di rancang oleh alumni ITS Surabaya, Danet Suryatama, di perkenalkan pada tahun 2012 melalui Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Kala itu, mobil listrik Tucuxi menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LiFEPO4) yang dapat menempuh jarak hingga 321 km dalam satu kali pengisian.

Tapi sayangnya, pengembangan mobil ini terhenti, setelah mengalami kecelakaan naas saat sedang di gunakan oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan, yang sedang menguji coba Tucuxi dalam acara KTT APEC 2013.

12. Si Elang

Terakhir ada Si Elang yang merupakan mobil listrik rancangan kelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Tidar (UNTIDAR), Kota Magelang, Jawa Tengah.

Di lansir dari sumber, Mobil Si Elang ini menggunakan motor listrik berkapasitas 350 watt dan memiliki kecepatan maksimal hingga 40 km/jam.

Menurut Ketua TIm Elang, Heru Sai Udin, mobil yang masih dalam tahap prototype ini masih akan terus di kembangkan, sampai bisa memenuhi target lolos pemeriksaan dalam hal kecepatan.